
Biro Sensus Amerika Serikat akan merilis laporan Penjualan Ritel negara tersebut pada hari Jumat. Analis pasar memperkirakan pertumbuhan bulanan sebesar 0,5% dalam Penjualan Ritel utama di bulan Juli, menyusul peningkatan yang sedikit lebih tinggi di bulan Juni, menunjukkan bahwa konsumsi tetap kuat. Konsumen tampaknya telah berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan, merespons penjualan musim panas dan ingin menghindari kenaikan harga lebih lanjut akibat tarif perdagangan yang lebih tinggi.
Pengeluaran konsumen secara tak terduga pulih di bulan Juni setelah penurunan 0,9% di bulan Mei. Ritel dan jasa makanan tumbuh 0,6%, dengan total USD 720,1 miliar di bulan Juni, didorong oleh pemulihan yang meluas. Tidak termasuk otomotif, penjualan semua produk lainnya meningkat 0,5% dibandingkan bulan sebelumnya.
Rilis data ini akan menunjukkan pelemahan Dolar AS. Angka inflasi konsumen yang moderat yang terlihat di awal pekan telah meningkatkan keyakinan investor bahwa Federal Reserve akhirnya akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan September, memicu sentimen risiko yang membebani Dolar AS.
Indeks USD (DXY), yang menunjukkan nilai Dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama, telah terdepresiasi sekitar 2,3% sejauh ini di bulan Agustus, mencapai titik terendah di bawah 98,00.
Pasar hampir sepenuhnya memperhitungkan penurunan suku bunga pada bulan September, dan investor akan mengamati angka konsumsi bulan Juli untuk konfirmasi. Sedikit moderasi dalam konsumsi ritel, seperti yang diperkirakan, mungkin merupakan pembacaan "Goldilocks" yang menyoroti belanja konsumen yang agak lebih rendah, tetapi tanpa memicu kekhawatiran resesi. Hal ini akan memungkinkan bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneternya guna mendukung pasar tenaga kerja yang melemah.(alg)
Sumber: FXstreet
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...